0

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Pelantikan PC PMII Kab. Grobogan Masa Kitmad 2013-2014. PMII Kab. Grobogan

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Aksi Turun Jalan Menuntut Penuntasan Kasus-Kasus Korupsi Di Kabupaten Grobogan. PMII Kab. Grobogan.

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Aksi Sosial Peduli Anak Yatim

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Pelantikan Pengurus Cabang PMII Grobogan Masa Kitmad 2015-2016

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Bakti Sosial Memperingati Tahun Baru Islam 1437 H

Minggu, 16 Agustus 2015

HUT RI KE-70,Cintai Wisata Grobogan Bersahabat

Grobogan, Warta PMII- Memperingati HUT RI yang ke -70  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kab. Grobogan kenalkan wisata grobogan. Kegiatan tersebut di selenggaran bersamaan dengan Car Free Day Kab. Grobogan,minggu 16/8/2015. Dalam acara tersebut di pamerkan gambar-gambar wisata grobogan diatara nya air terjun sedayu, sendang keongan di Klambu, Goa urang di desa Batur, Watu Ondo di desa Linduk, kebun blimbing di Tarub, makam Ki Ageng Tarub, makam Ki Ageng Selo, makam Ki Ageng Gatas Pendowo dan masih banyak lagi. Menurut Pak Nur Ikhsan pengunjung Car Free Day dan saat ini menjabat Kadin perizinan" hal seperti ini harus di sosialisasi kan berulang-ulang, guna menambah minat dan daya tarik wisata, terutama dinas berkaitan,  saat melintas.  Senada dengan hal tersebut Ketua PC PMII Kab. Grobogan Intan Yuli bahwa" wujud mencintai negeri dalam suasana hari ulang tahun kemerdekaan,kita juga harus mencintai pula wisata-wisata di kabupaten yang kita cintai ini, imbuh nya. Setelah acara sosialisasi tersebut di akhiri dengan ziarah dan mendoakan para pahlawan di makam pahlawan kab.  Grobogan.

Sabtu, 11 Juli 2015

MENGAWAL UANG MASUK DESA

"Pelaksanaan UU Desa Membingungkan". Hal tersebut di sampaikan dalam pembukaan acara dialog public pergerakan dengan tema " Mengawal. Dalam acara tersebut juga di hadiri oleh kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapermas) Jawa Tengah Drs. Tavid Suprianto, M. Si(Tokoh pengamat Undip) dan Ikhwanuddin,S. Ag (ketua PW Ansor Jawa Tengah)

Undang -Undang (UU) Desa yang dikeluarkan tahun 2014 dianggap membingungkan karena pada pelaksanaannya terdapat irisan kerja antara Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi dengan Kementrian Dalam Negeri. 

Kedua kementrian tersebut, menurut Ahmad, menangani persoalan desa dengan pendekatan yang berbeda. Sementara, kesulitan pelaksanaan dari undang-undang ini adalah bila ada dua peraturan menteri yang berbeda, yang kelak membingungkan dalam segi penerapannya.


“Harus dikawal dalam hal implementasi UU ini oleh pihak-pihak yang memang mengerti substansi UU Desa, agar tidak membuat blunder dalam pelaksanaannya. Misalnya dalam hal dana desa, yang dijanjikan 1 M, dalam kenyataannya baru 280 juta,” tegas Ikhwalnuddin

Sementara itu, pendiri Bank Tani, Masril Koto, mengatakan bahwa UU Desa ini menjadi strategis baginya dan komunitas-komunitas penggiat ekonomi petani di daerah-daerah. Menurutnya, dengan masuknya anggaran ke desa yang bisa dikelola langsung oleh Pemerintah Desa, maka akan bisa lebih menggairahkan perekonomian di di tingkat Desa.


Oleh karenanya, Tahfid Supriyanto mengajak lembaga-lembaga pergerakan rakyat yang peduli dengan situasi ini untuk betul-betul mengawal implementasi UU Desa agar bisa memberikan manfaat dalam proses pemerataan pembangunan melalui desa.


“Di Papua kami sedang membangun Bank Mama, di mana kaum perempuan di sana mengorganisir bank untuk membantu kehidupan mereka sehari-hari. Dan saya rasa UU Desa pun harus tersosialisasi dengan baik hingga ke Papua, agar desa bisa menjadi mitra bagi mereka,”Ujarnya. 

Jumat, 10 Juli 2015

Kokohkan Diri, Tingkatkan Kepedulian, Raih Ketaqwaan

Grobogan-Kamis, 09 Juli 2015. Safari Ramadhan sarana meningkatkan kecintaan pada Al qur'an.
Bertempat di Masjid Jami' At Taqwa desa Kuripan kecamatan Purwodadi, Pengurus Komisariat Ki Ageng Tarub Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kab. Grobogan Mengadakan Lomba tingkat TPQ, Tahfidz dan Cerdas Cermat yang bekerjasama dengan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Wali Sembilan Semarang ( BEM SETIA WS Semarang ) Cabang Purwodadi dengan tema "Kokohkan Diri, Tingkatkan , Raih Ketaqwaan". Dalam acara tersebut di ikuti 25 anak diniyah yang di fasilitatori sahabat-sahabat Komisariat Ki Ageng Tarub dan Pengurus BEM SETIA WS. Acara di buka oleh Bapak Ali Fatah pengurus masjid Jami' At Taqwa, beliau menyampaikan bahwa penting nya agenda ramadhan seperti ini.  "Harapan besar dari lomba ini akan tercetak hafid hafidhoh yang akan menjadi penegak agama di masa mendatan". Menambahi pula Ketua Komisariat Ki Ageng Tarub Tri Agus Utomo serta Khoirun Nisa perwakilan dari BEM bahwa acara ini menjadi pintu awal kerjasama PMII dan BEM bahwa organ Intra maupun Ekstra kampus bisa membangun kerja sama dalam suatu acara dan membangun sumber daya serta kepekaan sosial.

Sabtu, 27 Juni 2015

MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), Spirit Ramadhan sebagai energi gerakan, MEA sudah di depan mata.

Dengan datangnya bulan suci ramadlan kemarin,(18/6) PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Cabang Grobogan. Mengadakan diskusi mengenai MEA untuk menambah spirit organisasi yang makin lama makin kurang di sekretariat PMII tepat nya jln.Hasan Anwar  Kauman Purwodadi.

Pada diskusi kali ini (25/6) pemateri mengungkap bahwa Indonesia akan di serang oleh investor-investor asing di bidang industri dari pelbagai sektor

"Tupoksi dari mahasiswa pada umumnya Dan PMII pada khususnya adalah mengeksistensikan isu-isu yang sekarang beredar, Dan mempositifkan isu-isu yang negatif ketika MEA di berlakukan.  Apa itu MEA ? Suatu bentuk perjanjian negara ASEAN untuk menjalin kerjasama dalam Hal industri atau perdagangan yang bersifat bebas dengan kata lain pasar bebas, yang ketika di berlakukan para investor tidak lagi membutuhkan ijin untuk melakukan invest besar-besar tanpa adanya pajak Dan Visa " ungkap pemateri sahabat Muridan, yang juga dihadiri oleh kalangan pelajar, mahasiswa Dan anggota PMII sendiri.
" Sebenarnya jika dilihat dari kacamata GeoSosPol,bahwa Mea ini merupakan imbas dari perbutan kekuasaan dunia I yaitu AS dan Cina.  Jadi kita harus bisa jeli melihan manfaat dan imbas negatif dari pasar bebas ekononomi negara ASEAN" imbuh Pemateri ke dua Sahabat M Taufiq Yusuf
MEA  sendiri menjadi pintu terbuka nya pasar bebas yang akan di berlakukan pada tanggal 31 Desember 2015 Dan efeknya pun sampai masyarakat bawah yang mempunyai UKM Dan home industry, konsumen atau pun presiden.

Senin, 15 Juni 2015

Dekat kan anak pada ajaran Agama.. PMII Aji Saka Adakan Lomba Pildacil

Grobogan, Kamis (11/6) kemarin,  Komisariat Aji Saka PMII Grobogan adakan Lomba-lomba agama, seperti lomba kaligrafi, Pildacil dan lomba azan. Yang di ikuti oleh 25 anak, di Dusun Sowan Desa Nambuhan Kabupaten Grobogan. Kegiatan tersebut diadakan guna merespon menurunnya nilai-nilai keagamaan pada anak, serta degradasi moral juga melatar belakangi kegitan tersebut. 
" Adik-adik peserta semangat ya!!  Semoga kegiatan ini bermafaat bagi kalian". Ungkap ketua Komisariat Aji Saka atau akrab di panggil Sahabat Rinduwan saat mengisi sambutan pada acara pembukaan. Di tambah kan pula oleh Sahabat ketua Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Islam (PC PMII) Grobogan Intan Yuli R  bahwa anak-anak adalah tonggak keberlanjutan bangsa Indonesia ini, karena  cerminan Indonesia ke depan adalah adik-adik saat ini, anggap kegiatan ini sebagai permainan, jangan berfikir siapa yg menang dan kalah ya adik-adik ku.. "
Closing Ceremoni di tutup oleh Bapak Rojikan Dosen STAIG (Sekolah Tinggi Agama Islam Grobogan) sekaligus tuan rumah,  "kegiatan tahun ini merupakan kedua kalinya di sini dan merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya. Semoga kedepan kegiatan seperti ini bisa istiqomah,  terima kasih untuk kakak-kakak mahasiswa yang tergabung dalam organisasi  PMII cabang Grobogan yang telah ikut mensukseskan kegiatan ini".
Acara tersebut dilanjutkan pengajian akbar pada malam harinya.