0

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Pelantikan PC PMII Kab. Grobogan Masa Kitmad 2013-2014. PMII Kab. Grobogan

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Aksi Turun Jalan Menuntut Penuntasan Kasus-Kasus Korupsi Di Kabupaten Grobogan. PMII Kab. Grobogan.

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Aksi Sosial Peduli Anak Yatim

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Pelantikan Pengurus Cabang PMII Grobogan Masa Kitmad 2015-2016

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Bakti Sosial Memperingati Tahun Baru Islam 1437 H

Selasa, 29 November 2022

HARMONI PERGERAKAN DALAM PEMBANGUNAN BERBASIS RISET DAN ILMU PENGETAHUAN

HARMONI PERGERAKAN DALAM PEMBANGUNAN BERBASIS RISET DAN ILMU PENGETAHUAN

Oleh Yubadur Rohayati

   Dalam era globalisasi setiap negara melakukan pembangunan di segala bidang dalam upaya untuk memberi kesejahteraan bagi masyarakatnya, hal tersebut tertuang dalam Alenia 4 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi sebagai berikut: “Untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”. Dalam Undang-Undang Dasar Negara tersebut harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain (disini juga kaum pergerakan) untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur. 

   Pembangunan sebagai suatu landasan yang kuat dalam sistem kenegaraan akan digunakan dalam menunjang kesiapan setiap individu dari segi kepercayaan, komunikasi, serta respon yang cepat. Penerapan ketiga pilar itu harus mampu menjadi prioritas utama bagi setiap individu ataupun kelompok. Pada realitas yang terjadi, perlu adanya penyamaan segala bentuk orientasi yang sama dengan berlandaskan nilai pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara, dan berbangsa.

   Strategi dalam mendukung pembangunan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 bahwa dilakukan pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak bisa diwujudkan hanya oleh segelintir kelompok atau perorangan saja. Adanya sinergitas dalam upaya mewujudkan pembangunan nasional berbasis riset dan intelektual diwujudkan oleh seluruh pihak secara harmoni dan menyeluruh. 

   Sebagai organisasi yang memiliki kedudukan dan peran yang mandiri, netral serta profesional tidak boleh terpengaruh atau terjebak terhadap berbagai isu baik dari luar maupun kelompok tertentu. PMII sebagai wadah bagi kaum intelektual harus lebih progresif dan tidak kaku dengan tetap fleksibel dalam mengawal dan membantu pembangunan nasional berbasis riset dan intelektual dengan tetap mematuhi peraturan yang ada.

   Dalam kata lain, riset dan intelektual ini harus berpihak pada kaum tertindas, bukan memuaskan stakeholder pembangunan. PMII harus berani dalam keberpihakan yang tidak hanya oleh kelompok tertentu, akan tetapi pada ideologi tertentu pula. Maka wajib dilakukan pemeriksaan dengan seksama secara epistemologi bagi setiap kader PMII tersebut. Penjelajahan terhadap riset dan intelektual ilmu pengetahuan ini mengantarkan PMII menuju keyakinan yang tak tergoncangkan. Keberpihakan pada pergerakan mahasiswa, artinya merawat kebudayaan intelektual, yakni membangun jembatan harmoni pergerakan dalam pembangunan berbasis riset dan intelektual ilmu pengetahuan.

   PMII sebagai wadah bagi mahasiswa yang merupakan kaum intelektual sangat perlu menyertai, terlibat bahkan menjadi pelopor dalam proses pembangunan bangsa Indonesia menjadi yang lebih baik. Menggabungkan pemahaman dan menyamakan tujuan dari hal yang berbeda harus menjadi pokok utama yang nyata, tidak hanya berbicara keilmuan yang diminati, akan tetapi bagaimana keilmuan yang kita kuasai menjadi perisai untuk melaksakan tanggung jawab keilmuan dan tannggung jawab sebagai Warga Negara Indonesia.

   Mari kita kilas balik bagaimana PMII ini berdiri, didirikan oleh 13 tokoh yang awalnya tentu memiliki banyak perbedaan, baik dari sudut pandang maupun yang lainnya. Kemudian atas dasar keinginan yang sama, harapan yang sama agar adanya wadah bagi mahasiswa agar memiliki tempat dalam berpergerakan yang bermanfaat, progres dan bisa berkontribusi dalam pembangunan nasional dalam skala bagaimanapun. Pola dan pergerakan yang berbeda, bersatu padu menyatukan langkah dalam satu tujuan yang sama. 

   Ini menjadi PR besar bagi seluruh kader PMII saat ini, dengan adanya polarisasi yang ada di berbagai macam wacana setiap kaum muda, terkhusus bagi petinggi-petinggi organisasi diharapkan mempu mencapi basic pengetahuan yang relevan, serta mampu membawa arus pergerakan dalam jalan yang selaras dengan tujuan pembangunan nasional yang nantinya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Menjadi kader PMII yang mampu mengkondisikan dan mengharmonikan perbedaan yang terbentang luas di depan mata menjadi kekuatan tak terhingga dalam menegakkan keadilan masyarakat dan kemajuan bangsa.

   Hari ini banyak sekali, pemuda intelektual dan memiliki riset yang kuat, akan tetapi masih terbatas dengan lingkungan yang terjangkaunya saja, masih terbatas dengan circle jaringannya saja. Untuk itu, masih perlu bagi kita semua untuk senantiasa berharokah dan belajar secara tekstual maupun kontekstual agar dapat mengharmonikan pergerakan dalam pembangunan berbasis riset dan ilmu pengetahuan menuju Indonesia maju dan makmur bersama PMII. 
Salam Pergerakan.

Selasa, 31 Mei 2022

GERAKAN LITERASI DIGITAL, PC PMII GROBOGAN HARAPKAN MAHASISWA MAKIN CAKAP TEKNOLOGI

Dokumentasi PMII DIGITAL SUMMIT


Purwodadi - pers pmii, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Grobogan bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KEMKOMINFO) Republik Indonesia dan Siberkreasi menggelar agenda LITERASI DIGITAL PMII yang berlangsung diaula rumah kedelai Grobogan Senin, (30/5/2022)


Dengan tema Transformasi Digital Menuju Grobogan Hebat, Ketua PC PMII kabupaten Grobogan Puji Astuti berharap agar kader-kader PMII, Pelajar dan Mahasiswa sadar akan perkembangan teknologi digital yang kian pesat dan masif.


"Perkembangan teknologi di zaman sekarang sudah sangat pesat, dimana semakin berkembangnya zaman maka teknologi juga semakin canggih, sebagai kader millenial kita harus mampu menjadi pelopor bagaimana bermedia yang baik dan menjadikan perkembangan digital sebagai sarana pergerakan," ucapnya.



"Sebagai kader yang paham teknologi, kader-kader PMII harus bisa menjadikan semua platform media sebagai ruang pergerakan organisasi," Ungkap Sirojul Munir salah satu pemateri dalam acara tersebut.


Untuk mengimbangi perkembangan teknologi yang begitu masif, beragam materi yang disampaikan dalam Literasi Digital PMII, meliputi seputar dunia digital misal web development, media sosial spesialis, literasi digital dan bagaimana menjadi content creator yang baik.


"Materi yang disampaikan dalam Literasi Digital PMII ini sangat menarik, kita bisa tau perkembangan media digital sangat luas,dan harus benar paham akan situasi yang tengah terjadi, khususnya dalam menyaring berita-berita hoaks dan opini publik," ungkap Siti Milatul Azka yang merupakan kader PMII Grobogan.


Literasi Digital PMII merupakan pertemuan yang bertujuan untuk melatih dan memberikan  pembekalan kepada para mahasiswa PMII di berbagai daerah tentang dunia digital, sehingga ‘agen of change’ tersebut memiliki kecakapan tentang teknologi digital.

Sabtu, 26 Maret 2022

PC PMII GROBOGAN, DEKLARASI KOMISARIAT PERSIAPAN DI KAMPUS STAI WALI SEMBILAN SEMARANG (KELAS G)

PC PMII Grobogan - Deklarasi Komisariat Persiapan

PMII GROBOGAN - Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) GROBOGAN menggelar deklarasi Komisariat Persiapan Joko Suro di Sekolah Tinggi Agama Islam Wali Sembilan Semarang Kelas G (STAI-WS) MWC NU Tanggungharjo, Desa Tanggungharjo, Kecamatan Tanggungharjo , Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Deklarasi itu dilakukan dalam rangka membentuk komisariat persiapan PMII Joko Suro STAI-WS Kelas G. Dalam acara tersebut juga dilaksanakan kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) dengan mengangkat tema '' Menanamkan Pendidikan dan ideologi dan Nilai-nilai Aswaja sebagai landasan bergerak dan berpikir'' dalam rangka melahirkan Kader Mu‘taqid dan melahirkan angkatan pertama.

Ahmad Yusuf, Selaku ketua Komisariat Persiapan PMII Joko Suro STAI-WS Kelas G, mengatakan, terbentuknya Komisariat PMII Joko Suro di kampus ini diharapkan menjadi motivasi bagi para mahasiswa agar semakin produktif, baik dalam konteks religi, akademis, dan pula mahasiswa dapat melakukan aksi-aksi sosial.

"Aktivis mahasiswa nantinya yang berada di dalam lingkungan pesantren harus memegang teguh nilai-nilai keislaman, akhlak, dan etika, tidak terkecuali pula peningkatan ilmu keislaman berbasis nilai," kata saat memberikan sambutan, Sabtu (26/3/2022).

Lebih lanjut, Ahmad Yusuf mengingatkan, agar mahasiswa STAI-WS Kelas G yang bergabung dengan PMII, tidak lupa di mana mereka berada.

Selain itu, Puji Astutik selaku Ketua Cabang PMII Grobogan Mengatakan  “Dengan adanya Pengurus Komisariat Persiapan PMII Joko Suro STIA-Wali Sembilan Semarang Kelas G Cabang Grobogan, tandanya kita telah memperluas kaderisasi di kampus kampus yang berada di Kab.Grobogan, saya juga berharap PMII STAI-WS mampu mempertegas posisi nya di lingkup sosial masyarakat”. Ungkap Ketua Cabang PMII Kota Puji Astutik.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan di akhiri dengan doa bersama sebagai penutup dari kegitan MAPABA (Masa Penerimaan Anggota Baru) Dan Deklarasi pengurus Komisariat Persiapan PMII Joko Suro STAI-WS Kelas G Cabang Grobogan.

Kamis, 24 Maret 2022

DATANGI KPU, PMII GROBOGAN TANYAKAN PERSIAPAN PEMILU 2024

PC PMII GROBOGAN - KPU GROBOGAN


PMII GROBOGAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerima silaturrahmi dan audiensi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII GROBOGAN) dikantor KPU Selasa (22/03/2022). 

Dalam kegiatan ini Puji Astuti selaku ketua PC PMII Grobogan dengan didampingi empat pengurus mengatakan bahwa kedatangan kami kesini untuk silaturrahmi dan juga bisa mengetahui bagaimana persiapan KPU Grobogan dalam menyambut pesta demokrasi pemilu 2024.

''Kedatangan kami kesini adalah untuk silaturrahmi sekaligus ingin mengetahui seberapa besar persiapan KPU Grobogan dalam Pemilu 2024 mendatang" ungkapnya,

Puji juga menambahkan bahwa kami dari elemen mahasiswa yang tergabung dalam PMII siap berpartisipasi dan mengawal penuh terlaksanya Pemilu 2024 nanti.

''Kami berterimakasih kepada sahabat-sahabat PMII Grobogan ynag sudah datang untuk bersilaturrahi dan berdiskusi dengan kami'' kata Suwiknyo komisioner KPU Grobogan

Suwiknyo yang juga merupakan mantan ketua PC PMII Grobogan ini berujar, pertemuan ini membahas keinginan para PC PMII Grobogan untuk ikut membantu dan berperan serta dalam menyukseskan Pemilu serentak 2024.

''KPU sangat menyambut baik karena kesuksesan pemilu bukan hanya ditangan KPU saja, tetapi juga dari semua elemen termasuk Mahasiswa'' imbuhnya.

Menurutnya banyak hal yang nanti bisa dilakukan oleh kawan-kawan PMII, salah satunya membantu KPU dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat atau bahkan ikut serta menjadi pelaksana pemilu.

''Karena potensi mahasiswa sangat diperlukan agar tidak ada golput dan masyarakat dapat memahami tahapan pemiu serentak 2024'' ujarnya.

Senin, 10 Januari 2022

PMII GROBOGAN AUDIENSI DAN SILATURAHMI DENGAN DANDIM 0717/GROBOGAN

PMII GROBOGAN - DANDIM 0717/GROBOGAN

PMII_GROBOGAN - Komandan Kodim 0717/Grobogan, Letkol Kav Faizal Arief Maulana Yusuf merima silaturahmi dan audiensi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII Grobogan) di Makodim 0717/Grobogan, Jl. Suhada, Jajar, Purwodadi, Kec. Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Senin (10/01/2022).

Audiensi yang dilakukan oleh PMII Kabupaten Grobogan, dalam rangka mempererat tali silahturahmi tersebut disambut dengan hangat dan penuh kekeluargaan oleh Dandim 0717/Grobogan.

Kepada jajaran PMII Kabupaten Grobogan, Letkol Kav Faizal Arief mengungkapkan apresiasinya telah datang untuk bersilaturahim dengan Kodim 0717/Grobogan. Selain itu, beliau berharap PMII Kabupaten Grobogan terus bersinergi guna mengawal keberlangsungan kemajuan Indonesia terkhusus dalam lingkup bersosial masyarakat di kabupaten Grobogan.

“Saya meminta kepada PMII Kabupaten Grobogan, untuk terus menjadi Kader Intelektual, serta saya harap Kader-Kader PMII Kabupaten Grobogan mampu melestarikan semangat patriot untuk selalu menjaga NKRI ini.” ungkap Letkol Kav Faizal Arief.

Kemudian, dalam audiensi tersebut juga membahas terkait sinergitas antara PMII Kabupaten Grobogan dengan Kodim 0717/Grobogan.

"Dalam hal sinergitas ini, Kami harapkan kedepan ada kolaborasi antara PMII dengan KODIM khusunya dalam hal menjaga keutuhan bangsa ini atau kegiatan sosial masyarakat lainnya," ujar Puji Ricis. 

Di samping itu, Sahabat Puji menyampaikan undangan pelantikan pengurus PC PMII tanggal 23 mendatang, dan mengungkapkan rasa terima kasih atas jamuan serta sambutan hangat dari DANDIM 0717/Grobogan dan jajarannya.