0

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Pelantikan PC PMII Kab. Grobogan Masa Kitmad 2013-2014. PMII Kab. Grobogan

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Aksi Turun Jalan Menuntut Penuntasan Kasus-Kasus Korupsi Di Kabupaten Grobogan. PMII Kab. Grobogan.

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Aksi Sosial Peduli Anak Yatim

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Pelantikan Pengurus Cabang PMII Grobogan Masa Kitmad 2015-2016

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Bakti Sosial Memperingati Tahun Baru Islam 1437 H

Senin, 19 Mei 2014

Profil FORSADA PMII Cabang Grobogan




FORSADA PMII ( Forum Study Anggaran Daerah Pergerakan Mahasiawa Islam Indonesia ) adalah  yang Badan bergerak dalam bidang kontrol sosial untuk transparansi proses-proses penganggaran Daerah. Badan Semi Otonom dalam stuktur organisasi PMII, non profit ( nirlaba ), dalam melaksanakan gerakannya bersifat independent.
Visi

Mewujudkan Anggaran Dari Raktat Oleh Rakyat Untuk Rakyat  
Misi
  1. Terlaksananya transparansi dalam perencanaan, pelaksanaan dan kontrol Anggaran Daerah.
  2. Terciptanya mekanisme pelaksaaan anggaran ber-Prinsip Good Governance
  3. Terwujudnya anggaran daerah yang berbasis dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.
Latar Belakang
Kabupaten Grobogan, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Merupakan kabupaten terluas ke dua setelah cilacap hal ini Berdasarkan hasil Evaluasi Penggunaan Tanah (EPT) tahun 1983 Kabupaten Grobogan mempunyai luas 1.975,86 Km. Secara geografis, wilayah Kabupaten Grobogan terletak di antara 110o15’ BT – 111o25’ BT dan 7LS - 7o30’ LS  dengan kondisi tanah berupa daerah pegunungan kapur, perbukitan dan dataran di bagian tengahnya. Dalam proses penyelenggaraan pemerintahan Anggaran adalah kunci utama untuk melihat sejauh mana keseriusan Pemerintah  dalam  merealisasikan janji politiknya Selama  masa kampanye.  Sesuai dengan visi Bupati ( 2011-2016 )“ Terterwujud Nya Kabupaten Grobogan Sebagai Daerah  Industri Dan Perdagangan Yang Berbasis Pertanian Untuk Mencapai Masyarakat Yang Sehat, Cerdas Dan Lebih Sejahtera “. Namun hal itu belum sepenuh nya dapat terlaksana dalam pencapaian hasil, beberapa kasus korupsi yang melibatkan wakil rakyat yang tidak menjalankan TUPOKSI nya sebagai kecurangan dalam melaksanakan tugas. Karena itu kami sebagai mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) ingin menjadi patner kritis  pemerintah  guna  ikut berperan dalam terciptanya pembangunan kabupaten Grobogan berbasis kebutuhan rakyat.

Halaqoh PMII Grobogan bersama Jaringan Gus Durian


Grobogan- Minggu 18 Mei 2014, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) Cabang Grobogan mengadakan Halaqoh bersama Jaringan Gus Durian di Dusun Pedak Karang Anyar Menduran Brati tepatnya di Rumah sahabati Binty Khoiriyah.
Dalam pembahasan diskusi tersebut mencoba membedah pola pemikiran, gagasan serta subtansi perjuangan Gusdur. Forum itu juga memperkenalkan tentang Gus Durian yaitu sebutan untuk para murid, pengagum, penerus, pemikir dan perjuangan Gus Dur. Sedang JARINGAN GUS DURIAN  adalah arena sinergi bagi para Gus Durian di ruang kultural dan non politik praktis.
Menurut Jay Ahmad selaku Seknas Gus Durian mengatakan” Jaringan Gus Durian memfokuskan sinergi kerja non politik praktis pada Dimensi-dimensi yang telah ditekuni Gusdur,Meliputi Empat dimensi besar  : Islam, Keimanan, Kultural, Negara dan Kemanusiaan.” Dilandasi sembilan Nilai Gus Dur yakni : ketauhidan, Kemanusiaan, Keadilan , Kesetaraan, Pembebasan, Persaudaraan, kesederhanaan,Sikap Ksatria dan Kearifan Tradisi menjadi subtansi nilai-nilai perjuangan Gus Dur.
Menambahkan Badiul Hadi selaku koordinator Jaringan Gus Durian Grobogan, “ apa yang telah menjadi program kerja Jaringan Gus Durian Grobogan juga menitikberat kan pada Nilai-nilai ubudiyah Ahli Sunnah Wal Jama’ah Nahdlatul Ulama yang saat ini mulai terkikis, serta mulai terserang oleh aliran-aliran kepercayaan lain.”
Lalu ditutup oleh Ketua Umum PMII kab. Grobogan Maimun Rosyid “ bahwa tokoh Gus Dur Merupakan Bapak Founding Father dalam perjuangan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, terutama berkenaan pola pikir Gus Dur tentang Pluralisme, islam ala indonesia yang menjadi penyatuan keaneragaman budaya serta agama di Indonesia.

Jumat, 16 Mei 2014

PELANTIKAN KOMISARIAT AJI SAKA ( STAI Grobogan )


Grobogan 15 mei 2014, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang grobogan,Kamis kemarin melakukan Pelantikan komisariat Aji Saka (STAIG) Sekolah Tinggi Agama Islam Grobogan, Di gedung (IPHI) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia yang bertempat di Desa. Kalirejo, kec.Wirosari Grobogan.
Kegiatan ini merupakan acara ceremonial yang di hadiri oleh majelis pembina komisariat Aji Saka,alumni alumni PMII grobogan,tokoh masyarakat sekitar,dan juga seluruh keluarga besar PMII Grobogan .Prosesi pelantikan di lanjutkan dengan dialog bedah tema yang di isi oleh Gus Rohib Sumowijoyo SE, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Madinah Wates Keradenan.”Menanamkan Jiwa Kepemimpinan dengan Nilai Isro’ Mi’roj kedalam Jiwa Kader” adalah tema yang di bawakan panitia pelantikan.
Ketua Panitia Pelantikan Rinduwan mengatakan, tema tersebut kami bawakan dalam moment ini dengan tujuan agar kader-kader PMII Komisariat Aji Saka, mampu menerapkan nilai-nilai isro’ mi’roj kedalam kehidupan di kampus maupun masyarakat secara luas.
Di tempat yang sama Ketua komisariat Aji Saka Sahabat Ahmad Afif Humam mengatakan,momen Pelantikan ini merupakan bentuk eksistensi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia di kampus Sekolah Tinggi Agama islam Grobogan, bahwasanya keberadaan PMII di kampus mampu memberikan manfaat yang besar untuk mahasiswa STAI Grobogan dan Masyarakat Grobogan.

Dalam sarasehan ini Gus Rohib memaparkan peran penting pemuda dalam pembangun bangsa, melalui nilai Isro’ Mi’roj pemuda terutama nya pengurus baru Komisariat Ajisaka Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia harus mampu menyoroti persoalan-persoalan yang ada di Grobogan agar menjadi perhatian dari pemerintah. Dan degradasi moral pemuda hanya efek dari pemberitaan media yang hanya ingin melemahkan perjuangan pemuda khusus nya pemuda Nahdlatul Ulama imbuh Gus Rohib.