0

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Pelantikan PC PMII Kab. Grobogan Masa Kitmad 2013-2014. PMII Kab. Grobogan

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Aksi Turun Jalan Menuntut Penuntasan Kasus-Kasus Korupsi Di Kabupaten Grobogan. PMII Kab. Grobogan.

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Aksi Sosial Peduli Anak Yatim

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Pelantikan Pengurus Cabang PMII Grobogan Masa Kitmad 2015-2016

Dokumentasi PMII Kab. Grobogan

Bakti Sosial Memperingati Tahun Baru Islam 1437 H

Sabtu, 27 Juni 2015

MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), Spirit Ramadhan sebagai energi gerakan, MEA sudah di depan mata.

Dengan datangnya bulan suci ramadlan kemarin,(18/6) PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Cabang Grobogan. Mengadakan diskusi mengenai MEA untuk menambah spirit organisasi yang makin lama makin kurang di sekretariat PMII tepat nya jln.Hasan Anwar  Kauman Purwodadi.

Pada diskusi kali ini (25/6) pemateri mengungkap bahwa Indonesia akan di serang oleh investor-investor asing di bidang industri dari pelbagai sektor

"Tupoksi dari mahasiswa pada umumnya Dan PMII pada khususnya adalah mengeksistensikan isu-isu yang sekarang beredar, Dan mempositifkan isu-isu yang negatif ketika MEA di berlakukan.  Apa itu MEA ? Suatu bentuk perjanjian negara ASEAN untuk menjalin kerjasama dalam Hal industri atau perdagangan yang bersifat bebas dengan kata lain pasar bebas, yang ketika di berlakukan para investor tidak lagi membutuhkan ijin untuk melakukan invest besar-besar tanpa adanya pajak Dan Visa " ungkap pemateri sahabat Muridan, yang juga dihadiri oleh kalangan pelajar, mahasiswa Dan anggota PMII sendiri.
" Sebenarnya jika dilihat dari kacamata GeoSosPol,bahwa Mea ini merupakan imbas dari perbutan kekuasaan dunia I yaitu AS dan Cina.  Jadi kita harus bisa jeli melihan manfaat dan imbas negatif dari pasar bebas ekononomi negara ASEAN" imbuh Pemateri ke dua Sahabat M Taufiq Yusuf
MEA  sendiri menjadi pintu terbuka nya pasar bebas yang akan di berlakukan pada tanggal 31 Desember 2015 Dan efeknya pun sampai masyarakat bawah yang mempunyai UKM Dan home industry, konsumen atau pun presiden.

Senin, 15 Juni 2015

Dekat kan anak pada ajaran Agama.. PMII Aji Saka Adakan Lomba Pildacil

Grobogan, Kamis (11/6) kemarin,  Komisariat Aji Saka PMII Grobogan adakan Lomba-lomba agama, seperti lomba kaligrafi, Pildacil dan lomba azan. Yang di ikuti oleh 25 anak, di Dusun Sowan Desa Nambuhan Kabupaten Grobogan. Kegiatan tersebut diadakan guna merespon menurunnya nilai-nilai keagamaan pada anak, serta degradasi moral juga melatar belakangi kegitan tersebut. 
" Adik-adik peserta semangat ya!!  Semoga kegiatan ini bermafaat bagi kalian". Ungkap ketua Komisariat Aji Saka atau akrab di panggil Sahabat Rinduwan saat mengisi sambutan pada acara pembukaan. Di tambah kan pula oleh Sahabat ketua Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Islam (PC PMII) Grobogan Intan Yuli R  bahwa anak-anak adalah tonggak keberlanjutan bangsa Indonesia ini, karena  cerminan Indonesia ke depan adalah adik-adik saat ini, anggap kegiatan ini sebagai permainan, jangan berfikir siapa yg menang dan kalah ya adik-adik ku.. "
Closing Ceremoni di tutup oleh Bapak Rojikan Dosen STAIG (Sekolah Tinggi Agama Islam Grobogan) sekaligus tuan rumah,  "kegiatan tahun ini merupakan kedua kalinya di sini dan merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya. Semoga kedepan kegiatan seperti ini bisa istiqomah,  terima kasih untuk kakak-kakak mahasiswa yang tergabung dalam organisasi  PMII cabang Grobogan yang telah ikut mensukseskan kegiatan ini".
Acara tersebut dilanjutkan pengajian akbar pada malam harinya.

Minggu, 14 Juni 2015

PMII Grobogan, Tuan Rumah PKL Se-JATENG

Selasa, 26 Mei 2015
PMII Gelar PKL di Gubug

Ponpes Miftahul Huda, Gubug, Grobogan- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar Pelatihan Kader Lanjut (PKL) dengan tema “Menyusun Kekuatan Menuju Perubahan”  oleh Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII)  Jawa Tengah di Pondok pesantren Miftahul Huda Ngroto Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan.
Dalam pembukaan tersebut Ketua PKC PMII Jawa Tengah Ibnu Ngakil mengatakan, akar sejarah PMII adalah pondok pesantren, sedang pancasila merupakan ideology final, sehingga PMII harus siap menjadi garda terdepan mempertahankan NKRI. “Jika seorang PMII tidak faham idiologi, sejarah, aturan serta tujuan maka kader tersebut belum layak disebut sebagai kader PMII,” ujar Ibnu Akil kemarin.
Hadir dalam acara PKL, Pengurus Besar PMII, PKC Jateng, 20 Pengurus Cabang se-Jawa Tengah, Ketua DPRD Kabupaten Grobogan Sri Sumarni, Wakil DPRD HM Nurwibowo dan Komisi E Edy Maryono  serta dari Polres Grobogan Kabag Sumda Kompol Andi Wahyono. Dalam acara pembukaan, Komisi VIII DPR RI Abdul Kadir Karding menyampaikan sosialisasi 4 pilar, yang kemudian diulas komisi III DPR RI A Malik Haramain yang merupakan mantan Ketua PB PMII 2003-2005.
“Bagi PMII ideology  Islam Ahli sunnah Wal jamah serta islam rahmatal lil alamin  adalah ideology yang paling mendasar bagi Indonesia. Selain itu pemahaman Pancasila, NKRI, UUD 45 dan Bineka Tunggal Ika bagi PMII harus dimiliki setiap kader,” jelas Malik Haramain.

Jumat, 15 Mei 2015

Semprot-semprotan Pilok Sambil Tunggu Hasil Pengumuman.



PegeyeNews - Pengumuman kelulusan atas pencapaian hasil Ujian Nasional Tingkat SLTA sederajad yang digelar pada sore ini, jumat (15/5). Walaupun belum tahu kepastian akan kelulusan mereka, para siswa-siswi kelas XII SMAN 1 Purwodadi sudah sorak-sorak gembira merayakan moment ini.

sore ini tepatnya di depan SMAN 1 Purwodadi, sambil menunggu kepastian apakah mereka lulus atau tidak, mereka lampiaskan melampiaskan dengan saling semprot pilok, membubuhkan tanda tangan di atas seragam putih abu-abu yang sering mereka pakai, sampai foto bareng ataupun selfie.

salah siswa SMAN 1 Purwodadi, Bagus Prasetyo mengatahan, pengumuman sudah di mulai pada jam 15.00WIB tadi,  dan sampe sekarang belum mengetahui hasil dari pengumuman.

"Walaupun belum mengetahui pasti, saya dan jeman mencurahkan kegemberian atas moment ini, " tandasnya sambil menandatangani baju temannya.

Sabtu, 02 Mei 2015

Peringati HARDIKNAS, PMII Komisariat Aji Saka STAIG Gelar Training Of Publik Speaking

PMII GROBOGAN - Pendidikan merupakan salah satu barometer bagaimana manusia dihargai oleh manusia lain. Dengan pendidikan pula, manusia akan mencerna berbagai macam ilmu, baik ilmu produk jadi (agama, sosial,  politik, ekonomi, dll), untuk meningkatkan daya intelektual. dengan bekal tersebut, maka tidak hal yang mustahil bagi mereka (orang yang berilmu) untuk bisa menemukan ilmu-ilmu baru yang belum ditemukan para pemikir terdahulu.

Dengan secarik hasrat tersebut, maka Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Aji Saka Sekolah Tinggi Agama Islam Grobogan (STAIG) menggelar Pelatihan Training Of Publik Speaking di MA Futukhiah Jeketro,  Gubug, Sabtu 02 Mei 2015. Pelatihan tersebut juga sebagai hiroh dari sahabat-sahabat pengurus komisariat Aji saka untuk memperingati Hari Pendidikan Nasiaonal, dengan Cara menyelenggarakan kegiatan yang mendukung majunya pendidikan, sehingga tidak dengan ceremonial saja kita memaknai hari pendidikan nasional.

Ketua PMII Komisariat Aji saka, sahabat Rinduan mengatakan, munculnya gagasan untuk menyelenggarakan kegiatan ini karena dinilai akan sangat bermanfaat bagi setiap kader yang nantinya akan berhadapan langsung dengan masyarakat.

"Pelatihan ini digelar karena memang dalam mata perkuliyahan tidak diajarkan hal seperti ini, sehingga tidak jarang ditemukan mahasiswa yang gagap ketika berinteraksi dengan masyarakat. Sehingga diharapkan dari output kegiatan ini, para mahasiswa kususnya mahasiswa yang tergabung dalam PMII mampu melakukan pulic speaking pada dunia kampus maupun dalam masyarakat," pungkas sahabat Rinduan didampingi pengurus Komisariat Aji Saka yang lain.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pengurus Cabang PMII Grobogan, sahabat Nur Rohmah mengatakan, sangat bangga ketika komisariat tetap semangat melakukan kegiatan-kegitan yang mampu meningkatkan SDM dari setiap kader dilevel komisariat. Untuk itu kegiatan pelatihan-pelatihan seperti ini harus sering dilakukan. Sehingga setiap kader PMII mampu survive ketika berbaur dengan masyarakat, karena di sadari atau tidak kita nanti pasti akan terjun ke masyarakat. "Semua kader PMII harus siap ketika berinteraksi dengan masyarakat. Terlebih lagi, ilmu yang sudah diajarkan di PMII diharapkan bisa menjadi bekal bagi sahabat-sahabat untuk menghadapi kejolak sosial yang terjadi di masyarakat, serta bisa memberi solusi yang solutif demi melanjutkan perjuangan kita untuk kepentingan masyarakat," tandas Nur Rohman dengan penuh semangat.

Pelatihan digelar selama dua hari berturut-turut, 2 dan 3 mei. dan diikuti oleh kader PMII Komisariat Aji Saka, delegasi dari PMII Komisariat Ki Ageng Tarub dan mahasiswa STAI Grobogan. kemudian melanjutkan membuka kegiatan dengan membaca basmallah bersama-Sama, dan kemudian doa bersama.


Warta PMII Grobogan.

Salam Pergerakan