0

Sabtu, 02 Mei 2015

Peringati HARDIKNAS, PMII Komisariat Aji Saka STAIG Gelar Training Of Publik Speaking

PMII GROBOGAN - Pendidikan merupakan salah satu barometer bagaimana manusia dihargai oleh manusia lain. Dengan pendidikan pula, manusia akan mencerna berbagai macam ilmu, baik ilmu produk jadi (agama, sosial,  politik, ekonomi, dll), untuk meningkatkan daya intelektual. dengan bekal tersebut, maka tidak hal yang mustahil bagi mereka (orang yang berilmu) untuk bisa menemukan ilmu-ilmu baru yang belum ditemukan para pemikir terdahulu.

Dengan secarik hasrat tersebut, maka Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat Aji Saka Sekolah Tinggi Agama Islam Grobogan (STAIG) menggelar Pelatihan Training Of Publik Speaking di MA Futukhiah Jeketro,  Gubug, Sabtu 02 Mei 2015. Pelatihan tersebut juga sebagai hiroh dari sahabat-sahabat pengurus komisariat Aji saka untuk memperingati Hari Pendidikan Nasiaonal, dengan Cara menyelenggarakan kegiatan yang mendukung majunya pendidikan, sehingga tidak dengan ceremonial saja kita memaknai hari pendidikan nasional.

Ketua PMII Komisariat Aji saka, sahabat Rinduan mengatakan, munculnya gagasan untuk menyelenggarakan kegiatan ini karena dinilai akan sangat bermanfaat bagi setiap kader yang nantinya akan berhadapan langsung dengan masyarakat.

"Pelatihan ini digelar karena memang dalam mata perkuliyahan tidak diajarkan hal seperti ini, sehingga tidak jarang ditemukan mahasiswa yang gagap ketika berinteraksi dengan masyarakat. Sehingga diharapkan dari output kegiatan ini, para mahasiswa kususnya mahasiswa yang tergabung dalam PMII mampu melakukan pulic speaking pada dunia kampus maupun dalam masyarakat," pungkas sahabat Rinduan didampingi pengurus Komisariat Aji Saka yang lain.

Sementara itu, Sekretaris Umum Pengurus Cabang PMII Grobogan, sahabat Nur Rohmah mengatakan, sangat bangga ketika komisariat tetap semangat melakukan kegiatan-kegitan yang mampu meningkatkan SDM dari setiap kader dilevel komisariat. Untuk itu kegiatan pelatihan-pelatihan seperti ini harus sering dilakukan. Sehingga setiap kader PMII mampu survive ketika berbaur dengan masyarakat, karena di sadari atau tidak kita nanti pasti akan terjun ke masyarakat. "Semua kader PMII harus siap ketika berinteraksi dengan masyarakat. Terlebih lagi, ilmu yang sudah diajarkan di PMII diharapkan bisa menjadi bekal bagi sahabat-sahabat untuk menghadapi kejolak sosial yang terjadi di masyarakat, serta bisa memberi solusi yang solutif demi melanjutkan perjuangan kita untuk kepentingan masyarakat," tandas Nur Rohman dengan penuh semangat.

Pelatihan digelar selama dua hari berturut-turut, 2 dan 3 mei. dan diikuti oleh kader PMII Komisariat Aji Saka, delegasi dari PMII Komisariat Ki Ageng Tarub dan mahasiswa STAI Grobogan. kemudian melanjutkan membuka kegiatan dengan membaca basmallah bersama-Sama, dan kemudian doa bersama.


Warta PMII Grobogan.

Salam Pergerakan

0 komentar:

Posting Komentar